Sekjen Stoltenberg: Negara-negara NATO Miliki Personel Militer pada negara Ukraina

Market22 Dilihat

BRUSSELS – Negara-negara anggota NATO miliki personel militer yang digunakan ditempatkan di kedutaan tiap-tiap ke Kyiv, Ukraina, melakukan fungsi penasihatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Soltenberg mengungkapkan untuk MSNBC News pada hari Mingguan (21/4/2024).

Dalam sebuah wawancara, Stoltenberg ditanya apakah NATO berencana mengirim personel tambahan untuk membantu Kyiv pada perangnya berperang melawan Rusia.

“Tidak ada rencana peluncuran tempur NATO di Ukraina. Namun, tentu saja, beberapa sekutu NATO mempunyai pria juga wanita berseragam ke kedutaan yang tersebut memberikan nasihat,” kata Stoltenberg.

Komentarnya muncul setelahnya juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder mengutarakan untuk majalah Politico bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan lebih tinggi berbagai penasihat ke kedutaan besarnya ke Kyiv.

Menurut laporan Politico, penasihat tambahan yang disebutkan dapat ditugaskan untuk menangani logistik serta membantu pemeliharaan sistem persenjataan yang digunakan dipasok AS.

Meskipun Presiden Prancis Emmanuel Macron kemudian beberapa pemimpin Eropa lainnya menolak untuk mengesampingkan kemungkinan pengerahan pasukan tempur NATO ke negeri Ukraina di dalam masa depan, aliansi yang dimaksud sejauh ini menyatakan bahwa mereka itu bukanlah kontestan segera pada konflik Rusia-Ukraina.

Paket bantuan senilai hampir USD61 miliar yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada hari Hari Sabtu merupakan kabar baik.”Namun penundaan miliki konsekuensi nyata ke medan perang,” kata Stoltenberg.

“Ukraina sekarang ini telah lama kalah persenjataan selama berbulan-bulan,” paparnya.

Artikel ini disadur dari Sekjen Stoltenberg: Negara-negara NATO Miliki Personel Militer di Ukraina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *