Serangan Houthi Bikin Biaya Angkutan Kargo Pelayaran Meroket 300%

Market22 Dilihat

IDN Bisnis JAKARTA – Biaya angkutan kargo melalui Laut Merah lalu Terusan Suez, jalur perairan utama untuk pelayaran global, telah dilakukan melonjak lebih besar dari 300% sejak bulan November, akibat dampak serangan Houthi terhadap kapal-kapal komersial yang mana diduga terkait dengan Israel. Informasi yang disebutkan diperoleh Sky News dari data yang tersebut dianalisis oleh perusahaan logistik global DSV.

Biaya angkut Shanghai Containerized Freight Index (SCFI), ukuran biaya yang paling umum digunakan, naik mencapai USD3.101 per kontainer berukuran 20 kaki dari sebelumnya USD2.871 pada Hari Jumat (12/1) lalu. Informasi menunjukkan bahwa nilai tukar keseluruhan kontainer yang mana dikirim dari Shanghai ke Eropa dilaporkan naik 310% dari nilai pada awal November.

Kelompok Houthi yang tersebut menggalang Kawasan Gaza sejak pertengahan Oktober meluncurkan beberapa drone juga rudal yang digunakan memiliki target kapal komersial pada Laut Merah, dan juga kapal peperangan yang berpatroli pada jalur tersebut. Mereka telah terjadi melakukan lebih besar dari dua lusin serangan, memaksa raksasa angkutan barang seperti MSC, Maersk, CMA CGM lalu Hapag-Lloyd, mengalihkan kargo di dalam sekitar ujung selatan Afrika, menghindari Teluk Aden dan juga Terusan Suez.

Perubahan rute ini menambah lebih tinggi dari 10 hari tambahan di perjalanan kemudian menyebabkan tagihan asuransi melonjak. Pada ketika yang dimaksud sama, biaya penghasilan pegawai meningkat, sementara perjalanan yang tersebut lebih banyak sangat juga memaksa perusahaan transportasi untuk membakar komponen bakar tambahan.

Meskipun terjadi peningkatan besar, biaya pengiriman masih berada di area bawah tingkat yang digunakan tercatat pada bulan Maret 2021 ketika kapal kontainer Ever Given sepanjang 400 meter yang digunakan kandas memblokir Terusan Suez, sehingga jalur perdagangan penting yang disebutkan tak dapat dilalui selama enam hari. Insiden yang dimaksud menyebabkan banyak kapal terjebak dalam tambatannya kemudian dilaporkan menghambat perdagangan global senilai USD9 miliar untuk setiap hari penghentiannya.

Awal pekan ini, Negeri Paman Sam kemudian Inggris mulai melakukan serangan udara terhadap milisi Houthi dalam Yaman sebagai tanggapan menghadapi tindakan kelompok yang disebutkan dalam Laut Merah lalu Teluk. Tindakan ini mendapat reaksi beragam dari dunia internasional, serta banyak yang menyampaikan peringatan bahwa hal ini akan menyebabkan eskalasi konflik di area Timur Tengah.

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *