Sikap Dovish The Fed Mendongkrak Wall Street ke Zona Hijau

Bisnis18 Dilihat

JAKARTA – Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (2/5/2024) waktu setempat, pada saat pemodal mempertimbangkan sikap Federal Reserve alias the Fed yang dimaksud cenderung dovish dari perkiraan. Bank sentral diyakini akan segera menunda meningkatkan suku bunga atau melonggarkan kebijakan moneter.

Mengutip Reuters, ketiga indeks bursa saham Amerika Serikat berakhir ke teritori positif. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 322,37 poin atau 0,85% bermetamorfosis menjadi 38,225.66. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) bertambah 45,81 poin yang mana setara 0,91% ke sikap 5.064,2 dan juga Nasdaq Composite (.IXIC) meningkat 235,48 poin, atau 1,51%, pada 15.840,96.

Nasdaq yang mana padat teknologi memimpin, lewat kenaikan 1,5% dengan dorongan yang dimaksud sehat walafiat dari saham chip pasca Qualcomm (QCOM.O) melaporkan transaksi jual beli serta laba kuartalan di menghadapi ekspektasi analis.

Selain itu, bursa terus menganalisis jaminan Ketua Fed Jerome Powell pada hari Rabu bahwa langkah kebijakan bank sentral berikutnya adalah menurunkan suku bunga kebijakan utamanya, setelahnya bank sentral mempertahankan suku bunga tidaklah berubah pada akhir pertandingan bulanannya.

Namun, ia mencatatkan data bahwa pembacaan naiknya harga yang digunakan kuat baru-baru ini menunjukkan bahwa penurunan suku bunga pertama kemungkinan besar memerlukan waktu yang dimaksud lama.

“Kesimpulan dari kejadian kemarin adalah bias The Fed masih turun, mempertahankan suku bunga stabil atau menurunkan suku bunga,” kata Paul Nolte, penasihat kekayaan senior dan juga ahli strategi lingkungan ekonomi ke Murphy & Silvest dalam Elmhurst, Illinois.

“Mereka tidaklah bersedia meninggikan suku bunga mulai pada waktu ini. Mereka akan mempertahankan suku bunga kekal stabil, juga jikalau ada tanda-tanda pelemahan dunia usaha atau penurunan inflasi, merekan akan siap untuk melompat dan juga melakukan pemotongan.”

Data yang mana dirilis pada hari Kamis satu di antaranya klaim pengangguran yang teredam, penurunan rencana PHK, lonjakan biaya tenaga kerja triwulanan dan juga penurunan tajam di produktivitas, yang mana semuanya mengalihkan fokus pada laporan ketenagakerjaan bulan April yang tersebut diawasi ketat pada hari Jumat.

Artikel ini disadur dari Sikap Dovish The Fed Mendongkrak Wall Street ke Zona Hijau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *