Sleman kembali selenggarakan pangsa hemat “Semar Mesem” jelang lebaran

Bisnis32 Dilihat

IDN Bisnis Pada komoditas gula pasir, telur ayam lalu daging ayam diberikan biaya distribusi sebesar Rp3.000 termasuk pajak. Sedangkan untuk komoditas beras premium diberikan biaya distribusi sebesar Rp2.300 termasuk pajak. …

Sleman – pemerintahan Daerah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menyelenggarakan kegiatan "Semar Mesem" atau Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Warga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi lonjakan tarif mendekati Lebaran 2024.

Proyek "Semar Mesem" yang digunakan dilaksanakan pada rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah dibuka secara langsung Kepala Daerah Sleman Kustini Sri Purnomo di tempat Kantor Kapanewon (Kecamatan) Tempel dan juga Kantor Kapanewon Sleman, Senin.

Kustini mengatakan, Semar Mesem akan dilaksanakan di dalam 17 kapanewon di tempat Wilayah Sleman juga di masing-masing lokasi telah terjadi disediakan 3,5 ton beras premium, 4 ton beras medium (SPHP), satu ton gula pasir, satu ton telur ayam, 100 kilogram (kg) daging ayam, 500 liter minyak goreng lalu 500 kg tepung terigu.

"Pada komoditas gula pasir, telur ayam dan juga daging ayam diberikan biaya distribusi sebesar Rp3.000 termasuk pajak. Sedangkan untuk komoditas beras premium diberikan biaya distribusi sebesar Rp2.300 termasuk pajak. Dan juga tersedia cabai dari Perhimpunan Petani Puncak Merapi," katanya.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Wilayah Sleman pada mengantisipasi kenaikan nilai barang keperluan pokok, teristimewa jelang Hari Raya Idul Fitri.

"Hal ini juga mengingat beberapa komoditas keperluan pokok juga sempat mengalami kenaikan. Komunitas tak perlu panik akan kekurangan stok. Silakan beli secukupnya juga sesuai dengan kebutuhan," katanya.

Kepala Dinas Pertambangan kemudian Perdagangan (Disperindag) Wilayah Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengungkapkan bahwa "Semar Mesem" Ramadhan Berkah 2024 akan berlangsung hingga 28 Maret 2024.

"Pasar ini dapat dinikmati oleh publik Sleman dengan persyaratan menunjukkan KTP atau surat domisili Sleman," katanya.

Ia mengingatkan bahwa aturan pembelian ini berlaku satu KTP untuk satu orang.

"Terdapat ketentuan pembatasan yang digunakan diberlakukan, untuk beras medium SPHP lalu beras premium maksimal 10 kg per orang, minyak goreng maksimal dua liter per orang, gula pasir, telur ayam, daging ayam lalu tepung terigu maksimal 2 kg per orang," katanya.

Mae Rusmi menambahkan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Perindag bersatu 17 kapanewon dengan mitra penyedia barang permintaan pokok, pada antaranya Perum Bulog, Pinsar Petelur Nasional Sleman, Gapoktan Sleman, PT Saliman Riyanto Raharjo, dan juga didukung oleh Bank Indonesia Kantor Wilayah DIY.
 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *