Soal Merger dengan Smartfren, Bos XL: ‘Kami Serahkan yang digunakan dalam Atas’

Techno14 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Kabar persoalan merger operator antara PT XL Axiata Tbk. kemudian PT Smartfren Telecom Tbk. telah cukup lama terdengar, namun sampai ketika ini belum ada titik terang dari aksi korporasi tersebut.

Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O. Baasir mengatakan, pihak manajemen juga tidaklah mengetahui sampai mana kabar merger ini sebab semua tindakan ada pada pemegang saham.

“Yang punya ucapan pemegang saham pengurus perusahaan dari manajemen itu betul-betul menunggu, kita mengawaitu dari pemegang saham seperti apa,” kata Marwan pada waktu ditemui di area kawasan Kuningan, Ibukota Indonesia Selatan, Kamis (4/4/2024).

Namun ia menilai, konsolidasi sendiri bagus lantaran dapat menjadi efisiensi bagi bidang telco. Lebih lanjut ia menjelaskan proses seperti apa yang digunakan perlu dipertimbangkan untuk merger XL Axiata juga Smartfren.

“Kalau yang tersebut namanya merger itu yang digunakan dihitung valuasi, pelayanan, benefit, pros-cons nya apa, terus prosesnya gimana, kan mereka itu sejumlah sekali yang mana dipikirkan, jadi makanya ada di tempat stakeholder,” jelasnya. “Jadi kami serahkan yang di area berhadapan dengan ya.” pungkasnya.

Restu Menkominfo

Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo) Budi Arie telah memberikan restu menghadapi rencana merger XL juga Smartfren. Menurut Budi Arie, adanya merger menimbulkan sektor telekomunikasi di area Indonesia lebih tinggi sehat kemudian efisien.

“Iya [merestui], lebih lanjut sehat dan juga lebih banyak efisien. Tiga kan cukup,” ucapannya pada waktu ditemui media dalam usai kunjungan ke Apple Developer Academy BSD, Selasa (26/3/2024).

Masalah merger ini, pemerintah tiada akan banyak bergabung campur. Semua permasalahan yang dimaksud menyangkut kegiatan bisnis akan diserahkan penuh untuk masing-masing perusahaan.

Termasuk kebijakan teknis yang tersebut diambil, sebab menurutnya hal yang dimaksud sudah ada masuk ke ranah B2B antar korporasi.

“Udah biar aja mereka. Kalau kita kan cuma ‘ah lu udah merger aja udah’,” kata Budi. “Caranya gimana, harganya berapa, ini siapa dan juga bagaimana. Udah urusan mereka.”

Artikel Selanjutnya Update XL juga Smartfren Merger, Menkominfo Masih Dorong?

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *