Sultan resmikan jalan Tawang-Ngalang Gunungkidul tumbuhkan dunia usaha

Bisnis16 Dilihat

IDN Bisnis Pembangunan jalan ini menjadi sesuatu yang mana strategis dalam wilayah utara

Gunungkidul – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X meresmikan jalan juga jembatan ruas Tawang-Ngalang di dalam Daerah Gunungkidul yang mana diharapkan mempercepat peningkatan dunia usaha masyarakat, khususnya pariwisata.

"Pembangunan jalan ini menjadi sesuatu yang strategis dalam wilayah utara. Karena ini nanti punya akses ke exit tol Bokoharjo, Prambanan," kata Gubernur DIY Sri Sultan HB X di tempat Gunungkidul, Kamis.

Ia menyatakan ruas jalan yang digunakan menghubungkan Gunungkidul dengan Sleman ini diharapkan dapat menurunkan beban ruas jalan Piyungan- Gunungkidul. Sehingga kepadatan jalur utama yang disebutkan dapat terurai.

"Kami berharap turis-turis ini akan nyaman ketika berwisata ke Yogyakarta khususnya Ke Gunungkidul," harapnya.

Raja Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat ini juga menyatakan pada waktu ini, ada beberapa penyelenggaraan di area Yogyakarta yang mana terus dilaksanakan diantaranya kelok 23 dan juga jembatan Pandansimo- Parangtritis. Infrastruktur ini diharapkan rampung 2024.

"Yang dalam selatan itu menjadi suatu kawasan baru yang mampu di dalam tumbuhkan dari hasil produk-produk pantai maupun yang lain oleh sebab itu kita masih berasumsi Yogyakarta menghadap ke selatan," katanya.

Sultan berharap dinas terkait Gunungkidul kemudian provinsi segera melakukan identifikasi ruas jalan Nglanggeran hingga Candi Ijo. Identifikasi dilaksanakan untuk mengawasi jalur yang dimaksud apakah layak digunakan untuk Bus atau kendaraan besar lainnya.

"Akses memenuhi persyaratan tiada untuk wisata. Membahayakan tak untuk bus kalau tidaklah memenuhi kita lebarkan, struktur jalan kita bangun kembali," kata Sultan.

Sementara itu, Sekda DIY Beni Suharsono menyatakan pembangunan jembatan dan juga ruas jalan ini adalah upaya pemerintah menghurangi kesenjangan antar wilayah, jalan penghubung antara Gunungkidul dan juga Sleman ini akan menjadi akses wisatawan.

"Jalan Tawang-Ngalang miliki panjang 9,5 Kilometer. Melewati lima padukuhan kemudian tiga kapanewon. Pembangunan menggunakan dana keistimewaan yang tersebut menelan anggaran Rp269 miliar," katanya.

Kepala Daerah Gunungkidul Sunaryanta mengungkapkan pembangunan ruas jalan Tawang – Ngalang ini akan muncul spot ekonomi baru juga menjadi penggerak ekonomi yang tersebut berada di area wilayah utara bagian barat.

"Terkolaborasi juga terintegrasi dengan Yogyakarta serta Sleman, secara otomatis peningkatan perekonomian akan tercipta," katanya.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *