SUV hybrid Chery terbaru diklaim dapat tempuh jarak 1.500 km

Otomotif22 Dilihat

DKI Jakarta (ANTARA) – Chery Exeed Sterra ET bertenaga hybrid telah terjadi diinformasikan dalam China dengan klaim jarak tempuh hingga 1500 km, berkat teknologi akumulator baru dari CATL.

Laporan dari CarNewsChina, diambil Drive, Hari Sabtu (20/4) melaporkan bahwa Exeed Sterra ET adalah kendaraan produksi pertama dalam planet yang digunakan menggunakan teknologi penyimpan daya litium fosfat (LFP) generasi baru dari CATL, produsen akumulator terbesar pada dunia.

Teknologi ini memungkinkan SUV besar ini miliki jarak tempuh unsur bakar yang dimaksud jarak jauh untuk menyaingi SUV bertenaga diesel dengan ukuran yang digunakan sama. 

Baca juga: Usung "Come From Future", Chery hadirkan lini kendaraan SUV premium

Dibangun ke menghadapi wadah listrik E0X Chery yang dimaksud baru, Exeed Sterra ET mempunyai panjang 4.995 mm dengan jarak sumbu roda 3.000 mm kemudian lebar 1.500 mm.

Ukurannya mirip dengan Mazda CX-70 hybrid – yang akan tiba di Australia akhir tahun ini – namun lebih lanjut kecil dari SUV Tiggo 8 milik Chery sendiri.

Dua versi Sterra akan ditawarkan dalam bursa China, keduanya menggunakan penyimpan daya baru: versi baterai-listrik juga 'EREV', yang dimaksud merupakan singkatan dari 'Extended Range Electric Vehicle'.

Baca juga: Off-road SUV Chery TJ-1 terpantau di China

EREV menggunakan mesin bensin dan juga motor listrik, namun mesin bensin cuma digunakan untuk mengisi ulang paket akumulator – tidak untuk menggerakkan roda seperti pada kendaraan hybrid bensin konvensional.

Sementara Sterra yang mana belaka bertenaga listrik mempunyai jarak tempuh 400 km, Sterra EREV diklaim memiliki kemampuan 1.500 km sebelum harus mengisi substansi bakar. 

Sebagai gambaran, jarak yang disebutkan lebih tinggi dari cukup untuk melakukan perjalanan dari Ibukota Indonesia ke Lombok, lalu dengan enteng dapat menempuh perjalanan sejauh sekitar 1.332 km antara Ibukota Indonesia serta Lombok.

SUV Chery menggunakan mesin bensin 1.5L empat silinder turbocharged yang digunakan menghasilkan kembali 195kW/324N untuk mengisi daya penyimpan daya 32kWh, dengan teknologi 400 volt yang digunakan menggerakkan dua motor listrik.

Baca juga: Chery Tiggo 8 Pro, SUV premium untuk kaum urban mapan

Dengan tenaga listrik saja, menurut Chery, Sterra ET dapat menempuh jarak hingga 200 km. 

Produsen akumulator CATL memproduksi satu dari tiga pasokan sel planet pada tahun 2023 serta baru-baru ini meremehkan klaim yang dimaksud dibuat oleh produsen mobil Jepun Toyota tentang akumulator 'solid state' generasi baru yang menawarkan jarak tempuh 1.200 km untuk kendaraan listrik.

Sementara BYD adalah pemasok penyimpan daya terbesar kedua pada belakang CATL kemudian juga baru-baru ini meluncurkan teknologi akumulator 'Blade' generasi kedua dengan janji jarak tempuh 1.000 km dengan sekali pengisian daya. 

Baca juga: Chery Tiggo 8 Pro raih sub-segmen SUV turnamen CACSI 2023

Baca juga: Tidak cuma SUV, Chery juga incar segmen MPV ke depannya

Artikel ini disadur dari SUV hybrid Chery terbaru diklaim dapat tempuh jarak 1.500 km

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *