Ternyata Ada Sistem Alkohol Wajib Sertifikat Halal, Hal ini Penjelasannya

Syariah14 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Badan Penyelenggara Garansi Layanan Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) membenarkan ada item beralkohol yang digunakan memang benar diwajibkan harus mempunyai sertifikat halal.

Hal itu disampaikan Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham di keterangan di area situs resmi. Dia merespons warganet yang mempertanyakan label halal pada kemasan botol komoditas beralkohol tinggi.

Produk yang disebutkan adalah produk-produk antiseptik merek Onemed. Aqil mengatakan, di sistem Sihalal, item yang dimaksud memang benar terdaftar sudah bersertifikat halal.

Disebutkan, pada sistem Sihalal tercatat, produk-produk alkohol antiseptik bermerek Onemed Alkohol 70% lalu 95% dengan produsen PT Jayamas Medica Industri terdaftar bersertifikat halal dengan nomor sertifikat ID35410001313500222. Sertifikat halal produk-produk yang disebutkan diterbitkan BPJPH pada tanggal 15 Desember 2022.

Alkohol dengan label halal. (Twitter/onemedofficial)Foto: Alkohol dengan label halal. (Twitter/onemedofficial)
Alkohol dengan label halal. (Twitter/onemedofficial)

“Pertama, kami melakukan konfirmasi bahwa komoditas alkohol dengan merk dan juga kemasan sebagaimana di foto menyebar yang dimaksud adalah item alkohol sebagai antiseptik. Dalam sistem Sihalal, item yang disebutkan memang sebenarnya terdafar telah terjadi bersertifikat halal,” katanya, diambil Selasa (19/3/2024).

Dia menambahkan, meskipun mengandung alkohol dengan kadar 70% bahkan 95%, produk-produk yang dimaksud halal dikarenakan merupakan antiseptik yang merupakan barang gunaan. Untuk membersihkan luka, alat-alat medis, bukanlah produk-produk minuman.

“Terkait hal hal ini, perlu kami ungkapkan bahwa penduduk harus membedakan antara produk-produk yang digunakan mengandung alkohol sebagai hasil barang gunaan dengan hasil minuman beralkohol alias minuman keras atau khamr,” jelas Aqil.

“Sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 748 Tahun 2021 tentang Jenis Barang yang tersebut Wajib Bersertifikat Halal, item antiseptik adalah komoditas yang tersebut dikenai kewajiban bersertifikat halal,” tambahnya.

Keputusan Menteri Agama No 748/2021 yang dimaksud menetapkan, komoditas antiseptik termasuk rincian jenis produk-produk barang gunaan terdiri dari Perbekalan Aspek Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) dengan kode klasifikasi 4.5. Tak hanya saja antiseptik, kode klasifikasi 4.5 juga yang mana mirip juga mencakup rincian jenis barang lain seperti disinfektan, antiseptika serta disinfektan, dan juga antiseptika serta disinfektan lainnya.

Artikel Selanjutnya Biaya Haji Diusul Rp93,4 Juta, Pesawat-Hotel Paling Mahal

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *