Tingkatkan produksi, Cianjur dampingi lalu bantu modal ke petani

Bisnis12 Dilihat

Kita berikan beraneka pendampingan sampai dengan bantuan modal untuk petani guna meningkatkan produksi pertanian, tak hanya saja untuk petani padi tapi petani palawija kemudian komoditas lainnya

Cianjur – otoritas Wilayah Cianjur, Jawa Barat, melakukan beragam upaya untuk meningkatkan hasil produksi pertanian, termasuk memberikan pendampingan sampai dengan bantuan modal untuk petani.

Selain itu, menggulirkan acara penyertaan produksi pangan dengan nilai kegiatan ekonomi tinggi seperti palawija pada waktu masuknya musim kemarau.

Pimpinan Daerah Cianjur Herman Suherman pada Cianjur Senin, mengatakan, sebagian besar wilayah Cianjur mempunyai lahan yang subur sehingga dapat dikembangkan bervariasi tumbuhan pertanian salah satunya bawang, kentang kedelai selain penghasilan utama padi.

"Kita berikan bermacam pendampingan sampai dengan bantuan modal untuk petani guna meningkatkan produksi pertanian, tidaklah belaka untuk petani padi tapi petani palawija kemudian komoditas lainnya," kata Herman.

Bahkan pihaknya menantang lulusan SMA dan juga SMK dalam Cianjur, agar terlibat pada kegiatan ketahanan pangan bermetamorfosis menjadi petani milenial dalam setiap-tiap kecamatan dengan mengembangkan investasi palawija yang dimaksud miliki nilai sektor ekonomi membesar di antaranya cabai serta tomat.

Petani milenial akan mendapat pendampingan sampai dengan bantuan modal untuk mengembangkan bidang usaha bidang pertanian hingga pengemasan sehingga dapat menembus pangsa moderen ke Jabodetabek bahkan luar negeri.

"Kami telah mengajukan permohonan terkait kegiatan ketahanan pangan dapat tercapai dengan cara keroyokan lintas dinas lalu Organisasi Alat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Cianjur," katanya.

Sedangkan terkait peningkatan produksi padi, pihaknya mencatatkan data Cianjur memiliki lahan pertanian padi yang tersebut cukup luas sekitar 62 ribu hektare, namun sebagian besar merupakan lahan tadah hujan sehingga hasil produksi padi per tahun hanya sekali 850 ribu ton.

"Tahun ini kita targetkan hasil produksi mencapai 1 jt ton gabah kering giling atau meningkat 150 ribu ton dibandingkan tahun lalu, dimana belasan ribu hektare lahan tadah hujan disulap berubah jadi lahan irigasi teknis," katanya.

Pemkab Cianjur bekerja sejenis dengan TNI mengubah lahan tadah hujan berubah jadi lahan pertanian dengan sistem irigasi teknis, sehingga musim tanam dapat dikerjakan sebanyak-banyaknya tiga kali pada setahun, agar produksi padi terus meningkat sesuai target.

Sedangkan untuk meringankan biaya produksi bagi petani di dalam Cianjur khususnya kelompok tani di dalam sebagian kecamatan, tutur dia, pihaknya memberikan bantuan 46 traktor untuk mempermudah petani mengolah lahan.

Artikel ini disadur dari Tingkatkan produksi, Cianjur dampingi dan bantu modal ke petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *