Traction Energy Asia: RI miliki 40 persen cadangan panas bumi di tempat dunia

Market7 Dilihat

IDN Bisnis Namun yang digunakan baru dimanfaatkan hanya sekali mencapai 12,6 GW atau hanya sekali sebesar 0,3 persen dari total kemungkinan yang dimaksud dimiliki

Jakarta – Indonesia menjadi negara yang memiliki prospek cadangan panas bumi sangat besar yakni 40 persen cadangan geotermal atau panas bumi dunia ada di area Tanah Air.

Selain panas bumi, ada juga energi terbarukan lain yang dimaksud sudah pernah dimanfaatkan, yakni tenaga surya serta hidro walau masih terbatas.

"Secara total peluang energi bersih yang digunakan Indonesia miliki adalah sebesar 3.687 gigawatt (GW). Namun yang tersebut baru dimanfaatkan hanya sekali mencapai 12,6 GW atau hanya sekali sebesar 0,3 persen dari total peluang yang dimaksud dimiliki," kata Direktur Eksekutif Traction Energy Asia Tommy Pratama pada keterangan pada Jakarta, Senin.

Menurutnya, Indonesia dengan kekayaan alam hutan yang tersebut ada, dapat menjadi pelopor di transisi energi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Selain mengempiskan ketergantungan  terhadap energi kotor, juga bisa jadi mengatur sumber daya energi bersih untuk mempertahankan hidup orang banyak.

Tommy mengungkapkan, ada enam energi terbarukan di dalam Indonesia yang bisa jadi dioptimalkan. Pertama, geotermal atau panas bumi. Indonesia menjadi negara kedua pada hal kapasitas terpasang energi panas bumi, pasca Amerika Serikat.

Sebagai pembangkit listrik, perkiraan sumber daya dan juga cadangan sebesar 28.000 megawatt (MW). Potensial sumber daya panas bumi terkini, menurut laporan Direktorat Jenderal Daya Baru Terbarukan juga Konservasi Tenaga (Ditjen EBTKE) sekitar 25.600 MW.

Kedua, energi surya. Indonesia menjadi negara dengan serapan tenaga surya terbesar di area ASEAN.Rata-rata intensitas radiasi 4,8 kWh/m2/hari setara dengan 112.000 GWp (10 kali lipat kemungkinan Jerman).

Provinsi Nusa Tenggara Barat serta Papua miliki peluang energi surya tertinggi sebesar 5,7 kWh/m2/hari, serta Bogor pada Jawa Barat terendah sebesar 2,56 kWh/ m2/hari. PLTS sangat cocok untuk menjadi sumber listrik wilayah pedesaan yang dimaksud cuma memiliki 1 MW PLTS dengan permintaan lahan seluas 1-2 hektare.

Ketiga, energi hidro. Sebagai pembangkit listrik, energi hidro atau tekanan air, memiliki prospek yang tambahan besar dibandingkan energi panas bumi. Diperkirakan mencapai sekitar 75.000 MW. Saat ini energi hidro menjadi sumber energi terbarukan yang paling berbagai dimanfaatkan pada Indonesia, dengan total kapasitas terpasang sekitar 6.000 MW.

Keempat, gelombang laut. Kemungkinan pembangkitan energi gelombang di dalam perairan Indonesia cukup besar. Rata-rata tinggi gelombang berkisar 2-2,5 meter di dalam Selatan Laut Jawa serta 4-5 meter di area lepas pantai barat Sumatera di area Samudera Hindia.

Percobaan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut – Sistem Bandulan (PLTGL-SB) horizontal (sistem pendulum) oleh Zamrisyaf (pemilik Paten No. HAKI P00200200854) mampu menghasilkan kembali listrik sebesar 3 kW untuk penerangan bagi 20 rumah.

Kelima, aliran laut pasang surut ditambah arus laut. Penyimpanan arus pasang surut energi hidrokinetik, serta dengan menggunakan sistem pendulum (PLTGL-SB) dapat diubah secara vertikal menjadi tenaga listrik. Ini adalah tergantung pada kepadatan fluida, penampang aliran, dan juga kecepatan aliran.

Proyek pembangkit listrik swasta berbasis laut, yang disebut Tidal Bridge Indonesia akan menjadi proyek PLTGL pertama di dalam Indonesia lalu terbesar di area dunia, dengan prospek memunculkan 20 MW.

Terakhir, panas laut. Indonesia mempunyai kemungkinan terbesar di area dunia, memanfaatkan energi laut dari Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Penelitian yang dimaksud diadakan di area 17 lokasi seberang Indonesia.

Mulai dari pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Sulawesi, Maluku Utara, Bali dan juga Nusa Tenggara Tengah (NTT). Diperkirakan peluang energinya sekitar 41 GW. Selain menghasilkan kembali listrik, proses OTEC juga menghasilkan kembali air murni akibat penguapan air laut.

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *