Wakil Rektor ITB: Penerima Pinjaman Danacita Hanya 10 Mahasiswa

Bisnis38 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Wakil Rektor Lingkup Keuangan, Perencanaan, serta Pembangunan Institut Teknologi Bandung (ITB) Muhammad Abduh mengungkapkan total penerima pinjaman (borrower) dalam fintech peer-to-peer lending PT Inclusive Finance Group alias Danacita belaka sedikit.

“Sebagai informasi, yang mana meminjam pun bukan banyak, hanya saja 10 orang,” ungkap Abduh pada konferensi pers yang dipantau secara daring pada Rabu, 31 Januari 2024. 

Dia membeberkan semua borrower yang dimaksud baru mengambil pinjaman di area Danacita sejak bulan ini, meskipun kerja serupa ITB dengan Danacita telah dimulai sejak Agustus 2023. 

Adapun kebanyakan peminjam adalah pelajar pascasarjana ITB. Abduh menuturkan, peserta didik pascasarjana mempunyai uang kuliah tunggal (UKT) yang dimaksud lebih besar tinggi dibandingkan dengan siswa sarjana atau S-1. 

“Jadi, Danacita ini bukanlah pasarnya buat orang tua atau mahasiswa-mahasiswa yang dimaksud ekonominya lemah. Insya Allah yang mempunyai permasalahan ekonomi, ITB akan membantu,” tutur Abduh. 

Sebelumnya padat diberitakan ITB menggandeng Danacita di menawarkan cicilan uang kuliah mahasiswa. Lewat foto yang beredar di tempat media sosial, disebutkan peminjaman dana diajukan tanpa DP dan juga jaminan apapun.

Mahasiswa dapat memilih opsi pembayaran pada jangka waktu 6 bulan atau 12 bulan. Tapi, pinjaman ini memiliki bunga.

Misalnya apabila peminjam mengajukan dana senilai Mata Uang Rupiah 12,5 jt dengan tenor selama 12 bulan, maka peminjam harus membayar Rupiah 1.291.667 per bulan. 

Hal ini lantas menuai protes. Salah satunya akibat tidak ada sesuai dengan amanat UU Dikti.

“Pemerintah, pemerintahan Daerah, dan/atau Perguruan Tinggi berkewajiban memenuhi hak Mahasiswa yang tersebut kurang mampu secara ekonomi untuk dapat menyelesaikan studinya sesuai dengan peraturan akademik,” tulis Pasal 76 Ayat 1 beleid tersebut.

Ayat berikutnya menjelaskan pemenuhan hak pelajar yang dimaksud dilaksanakan dengan memberikan: beasiswa untuk peserta didik berprestasi; bantuan atau membebaskan biaya pendidikan; dan/atau pinjaman dana tanpa bunga yang digunakan wajib dilunasi setelahnya lulus dan/atau memperoleh pekerjaan. 

AMELIA RAHIMA | DEFARA DHANYA

Mahasiswa ITB Tunggak UKT, Kemendikbud Dituntut Rasional Berikan Target ke Kampus

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *