Zelensky: tanah Ukraina Butuh Sistem Rudal Patriot yang dimaksud Tidak Berdiam Diri Menghadapi Rusia

Market49 Dilihat

KYIV – Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan Patriot adalah sistem pertahanan rudal yang tersebut hanya sekali dapat digunakan jikalau sudah ada beroperasi, juga negeri Ukraina membutuhkannya sekarang.

Itu disampaikan Zelensky pada sebuah postingan di dalam Telegram, yang tersebut disitir Ukrinform, Awal Minggu (22/4/2024).

Menurutnya, negeri Ukraina membutuhkan sistem Patriot yang dimaksud dapat dioperasikan, bukanlah yang berdiam diri saat menghadapi serangan rudal dan juga drone Rusia.

“Patriot semata-mata dapat disebut sebagai sistem pertahanan udara jikalau merek mampu bekerja lalu menyelamatkan nyawa dibandingkan berdiam diri di suatu tempat di dalam pangkalan penyimpanan,” kata Zelensky.

“Jet tempur modern diperlukan di mana modernitas diuji serta ditentukan apakah anak serta cucu generasi pada waktu ini akan dapat bertahan hidup di perdamaian serta keamanan. Planet demokratis mempunyai kekuatan untuk mengalahkan teror Rusia,” kata Zelensky.

Dia memohonkan para mitra Barat tidak ada takut dengan kekuatan merek sendiri serta sebaliknya bekerja untuk melindungi kehidupan.

“Jet tempur modern dibutuhkan ke langit Ukraina. Rudal Rusia dan juga drone Shahed Iran harus dikalahkan sehingga di dalam masa depan, reruntuhan tidak ada dapat mengalahkan hidup di mana pun,” imbuh Zelensky.

“Kita belaka dapat memerangi teror secara efektif dengan bekerja sebanding juga mengambil langkah bersama. Dan saya berterima kasih untuk setiap negara juga pemimpin yang digunakan sudah mengakui hal ini. Saya berterima kasih untuk semua khalayak yang mana menunjukkan kepemimpinan pada mengupayakan Ukraina,” papar Zelensky.

Sekadar diketahui, di pertandingan mendesak Dewan NATO-Ukraina, Presiden Zelensky mengutarakan bahwa tanah Ukraina membutuhkan setidaknya tujuh sistem pertahanan udara Patriot atau sama untuk pertahanan.

Artikel ini disadur dari Zelensky: Ukraina Butuh Sistem Rudal Patriot yang Tidak Berdiam Diri Menghadapi Rusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *